Kenangan Stasiun TULUNGAGUNG


Di jantung transportasi kereta api Tulungagung berdiri Stasiun Tulungagung (TA) sebagai stasiun utama yang dibangun pada masa kolonial Hindia Belanda. Stasiun ini menjadi bagian penting dari jalur kereta api Kediri–Tulungagung–Blitar, yang pembangunannya dimulai akhir abad ke-19, yakni dari Kediri ke Tulungagung selesai tahun 1883 dan dilanjutkan ke Blitar pada 1884 oleh perusahaan Staatsspoorwegen. Bangunan ini dirancang untuk menangani berbagai layanan kereta dan menjadi pusat penghubung wilayah, dengan fasilitas lengkap termasuk pernah memiliki lima jalur aktif dan berbagai fasilitas pendukung seperti menara air dan turntable pada puncak masa operasionalnya.

Selain Stasiun Tulungagung yang besar dan strategis, kabupaten ini juga dilayani oleh beberapa stasiun lain yang lebih kecil namun penting bagi mobilitas lokal. Stasiun Ngunut (NT) merupakan stasiun kelas II yang terletak di Kecamatan Ngunut, melayani kereta penumpang ekonomi dan eksekutif serta persilangan antarkereta. Stasiun Rejotangan (RJ) di bagian timur Tulungagung adalah stasiun kelas III yang melayani kereta lokal dan persilangan, sedangkan Stasiun Sumbergempol (SBL) juga berfungsi sebagai stasiun kecil pemberhentian penumpang di kecamatan Sumbergempol. Semua stasiun aktif ini berada dalam wilayah Daerah Operasi VII Madiun dan memainkan peran dalam jaringan kereta api yang menghubungkan Tulungagung dengan kota-kota di Jawa Timur seperti Blitar dan Kertosono.

Dalam sejarah perkeretaapian lokal, terdapat pula jalur dan percabangan yang kini non-aktif, seperti jalur Tulungagung–Tugu yang pernah menghubungkan Stasiun Tulungagung dengan Stasiun Tugu di Trenggalek melalui beberapa perhentian kecil seperti Campurdarat dan others sepanjang kurang lebih 39 km. Jalur ini sempat beroperasi sejak awal 1920-an namun ditutup puluhan tahun lalu dan kini tinggal jejaknya saja, mencerminkan bagaimana jaringan kereta di daerah ini pernah lebih luas dari saat ini.

#KeretaApi #StasiunTulungagung #StasiunNgunut #StasiunRejotangan #StasiunSumbergempol #JalurTulungagungTugu #SejarahKereta #KeretaIndonesia #Tulungagung #Daop7Madiun #TransportasiJawaTimur #HeritageKA #Perkeretaapian #Staatsspoorwegen #HindiaBelanda #RelKereta #StasiunNonaktif #StasiunAktif #JalurKeretaApi #RailwayHistory #EastJavaRailway #Railfans #VisitTulungagung #InfoKeretaApi





Komentar